Posts

Showing posts with the label Poetry

KLIA DUA

Kelewatan Itu selalu berarti pengajaran Ditengah kesibukkan lapangan berjalanku tidak perlahan Ku catat tiga hal mengenai lapangan terbang, Pertama - Gedung bagasi yang tak sempat ku lewati Kedua - Papan info penerbangan yang diamati Ketiga - Manusia berpusu kesana-sini kadang bingung sendiri Sebelum berangkat, sempat menyapa Pakcik tuan permisi! Terbangnya ke indonesia sebelah negeri Bahasaku lebih indah, punya pelbagai versi Berkomunikasi, Itu kebutuhan Dalam hidup penuh kontradiksi Menempatkan dirilah disemua sisi Dihadapan kaunter bagasi seorang perempuan meminta kad pengenalan diri mengingatkanku dibawakah cinta sebelum pergi? KLIA 2 May 22, 2017

Muhandisin

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ “ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ” Merinduimu Al Muhandisin Kapan kita bersua jasad Biar melunaskan segala hasrat Izinkan aku kembali Sekali ini Aku ingin baring Dijantungmu Dihatimu

Dedaun Ramadan

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ “ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ” Daun Ramadan telah gugur separuh, Masjid mulai lesu bukan bisu Kebiasaan yang mengharu'

Terang

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ “ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ”   Ketika hadir Cahaya baru Kulihat Bayang - Dalam gelap Lenyap Sulap

Nameless

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ “ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang There’s salvation in admitting defeat. The peace of prostration. Just stay still in that position, With your head lowered. Freeze. Wait. Stay humbled. Wait. Stay lowered. Until He raises you. They’ve searched the world for what can be found in the quietest corners of a room. They search a million words for what can only be found in silence. They create a million names for the nameless. For what can only be found in wordless thought. Nameless states.