Cerpen : Surat Terbuka dari Malaikat
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ “ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ” "Bayu bin Ahmad Zainuddin." "Nama yang diberi oleh Ayah dan Ibu, yang takkan tertukar buat selamanya hingga ke liang kubur - ujar Bayu kepada adik-adik Usrahnya, para pelajar salah sebuah sekolah cemerlang dibumi 'syurga makanan laut itu. Sekolahnya terletak 20 KM dari pusat Bandar. Meskipun yang datang hanya lingkungan 10 orang lelaki dan perempuan, tetap Bayu memilih kalimat ‘Terpilih’ bagi yang hadir dan mengikuti usrahnya hari ini agar bisa membuat ‘rasa’ keberuntungan didalam hati adik-adik usrahnya. Satu jam setengah lamanya Bayu membebel (satu komunikasi), mengisi dan memanfaatkan ruang itu dengan perkara penting yang ingin disampaikan kepada adik-adik usrahnya. Tidak dia menyangka selaju itu masa bergerak seiring pengisian yang telah dia sampaikan. Kadangkala runsing hatinya, karena memikirkan 'apakah adik-adik usrahnya memaha...